Mengenal Jenis Api

Share :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Mengenal Jenis Api

Mengenal Jenis Api

Pembentukan api terdiri dari oksigen, panas, dan bahan mudah terbakar. Prinsip tehnik pemadaman adalah dengan merusak keseimbangan percampuran ketiga unsur penyebab kebakaran (Bahan bakar, oksigen, panas) atau memutus rantai reaksinya yang dapat dilakukan dengan tehnik;

  • Pendinginan
  • Penyelimutan
  • Memisahkan bahan yang terbakar.

Agar dapat melakukan pemadaman dengan cara yang efisien maka perlu memilih media pemadam yang tepat. Pemilihan media pemadam ini berdasarkan pembagian klarifikasi api, perhatikan gambar di bawah.

Mengenal Jenis Api

Mengenal Jenis Api

Setelah mengetahui kelas apinya. Maka kita bisa menentukan, bahan apa yang digunakan untuk memadamkan api tersebut.

1. Kelas A

Kebakaran yang disebabkan oleh benda-benda padat. Misalnya kertas, kayu, plastik, karet, busa dan lain-lainnya. Media pemadaman kebakaran untuk kelas ini berupa; air, pasir, karung goni yang dibasahi, dan Alat Pemadam berbahan tepung kimia kering (dry powder).

2. Kelas B

Kebakaran yang disebabkan oleh benda-benda mudah terbakar berupa cairan, misalnya bensin, solar, minyak tanah, spirtus, alkohol dan lain-lainnya.Media pemadaman kebakaran untuk kelas ini berupa: pasir dan alat pemadam tepung kimia kering (dry powder) maupun foam. Dilarang memadamkan menggunakan air untuk jenis ini karena berat jenis air lebih berat dari pada berat jenis bahan di atas sehingga bila kita menggunakan air maka kebakaran akan melebar kemana-mana.

Baca juga : 7 Cara Meningkatkan Potensi Diri Sendiri

3. Kelas C

Kebakaran yang disebabkan oleh adanya hubungan arus pendek pada peralatan elektronik. Alat pemadam yang bisa digunakan untuk memadamkan kebakaran jenis ini dapat juga menggunakan tepung kimia kering (dry powder). Akan tetapi memiliki resiko kerusakan peralatan elektronik. Karena dry powder mempunyai sifat lengket dan korosif. Lebih cocok menggunakan pemadam api berbahan clean agent.

4. Kelas D

Kebakaran yang disebabkan oleh benda-benda berbahan metal. Untuk kebakaran jenis ini tidak di perkenankan menggunakan jenis alat pemadam yang bersifat dingin seperti contohnya CO2. Karena hal tersebut dapat memicu ledakan sehingga bahaya kebakaran akan semakin besar. Kita dapat menggunakan DCP (dry chemical powder), walaupun hal tersebut dapat berefek korosif pada metal namun bahaya pada saat pemadaman relatif kecil.

Kenali terlebih dahulu kelas apinya , baru padamkan dengan bahan yang tepat. Jangan sampai niat baik mau memadamkan api malah berakibat lebih buruk karena cara yang salah.

loading...

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *